Bahasa IndonesiaEnglish
Bahasa IndonesiaEnglish

Sekretariat Low Carbon Development Indonesia (LCDI)

Tugas dan Fungsi

Sekretariat LCDI

Merupakan institusi di bawah koordinasi Direktorat Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas. LCDI didirikan sebagai upaya untuk memenuhi mandat Artikel 3.4 UNFCCC untuk mengintegrasikan pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim ke dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.

Bertujuan untuk mendukung penguatan perencanaan dan implementasi kebijakan ekonomi hijau, meningkatkan iklim investasi hijau, memperkuat integrasi lintas sektor dalam pengambilan keputusan, serta menjadikan Indonesia sebagai leader dalam penerapan ekonomi hijau.

Analisis Kebijakan Terkait Ekonomi Hijau

Melakukan Analisis Kebijakan Terkait Ekonomi Hijau

Peningkatan Kapasitas Daerah

Melakukan Peningkatan Kapasitas Daerah

Sosialisasi dan Komunikasi

Melakukan Sosialisasi dan Komunikasi Kebijakan

Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan

Melakukan Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan

Perjalanan Sekretariat Low Carbon Development Indonesia

Kementerian PPN/Bappenas secara konsisten melakukan proses Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan (PEP) dalam implementasi PRK. Proses pemantauan di level nasional melibatkan beberapa K/L Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM

Timeline Kebijakan Iklim Indonesia
2009-2010
Pembuatan
ICCSR
Pembuatan Indonesia Climate Change Sectoral Roadmap (ICCSR)
2014
Peluncuran RAN-API
Rancangan Aksi Nasional - Adaptasi Perubahan Iklim (RAN-API) bertujuan untuk menyelenggarakan sistem pembangunan yang berkelanjutan dan berketahanan tinggi terhadap dampak perubahan iklim
2019
Pembentukan Sekretariat LCDI
Dibentuk sebagai platform untuk mengintegrasikan Sekretariat RAN-GRK dan RAN-API
Peluncuran RAN/RAD-GRK
Rancangan Aksi Nasional/Daerah (RAN/RAD) Gas Rumah Kaca (GRK) merupakan dokumen perencanaan penurunan emisi GRK sebesar 26% selama periode 2010-2020
2011
Kaji Ulang RAN/RAD-GRK dan RAN-API
Kaji ulang RAN/RAD GRK dilakukan untuk menyesuaikan garis acuan emisi (reference emissions level) sesuai dengan komitmen Indonesia. Sementara itu, kaji ulang RAN-API bertujuan untuk meningkatkan kualitas analisis bahaya akibat perubahan iklim
2018-2019
Implementasi Pembangunan Rendah Karbon dan Pembangunan Ketahanan Iklim
2020 – Sekarang
2009-2010
Pembuatan ICCSR
Pembuatan Indonesia Climate Change Sectoral Roadmap (ICCSR)
2011
Peluncuran RAN/RAD-GRK
Rancangan Aksi Nasional/Daerah (RAN/RAD) Gas Rumah Kaca (GRK) merupakan dokumen perencanaan penurunan emisi GRK sebesar 26% selama periode 2010-2020
2014
Peluncuran RAN-API
Rancangan Aksi Nasional - Adaptasi Perubahan Iklim (RAN-API) bertujuan untuk menyelenggarakan sistem pembangunan yang berkelanjutan dan berketahanan tinggi terhadap dampak perubahan iklim
2018-2019
Kaji Ulang RAN/RAD-GRK dan RAN-API
Kaji ulang RAN/RAD GRK dilakukan untuk menyesuaikan garis acuan emisi (reference emissions level) sesuai dengan komitmen Indonesia. Kaji ulang RAN-API bertujuan meningkatkan kualitas analisis bahaya akibat perubahan iklim
2019
Pembentukan Sekretariat LCDI
Dibentuk sebagai platform untuk mengintegrasikan Sekretariat RAN-GRK dan RAN-API
2020 – Sekarang
Implementasi Pembangunan Rendah Karbon dan Pembangunan Ketahanan Iklim

Bergabung Bersama Kami

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Donec hendrerit massa ex, nec rhoncus lorem faucibus vel. Ut lacinia iaculis nibh, vitae cursus magna eleifend non.

Mitra Pembangunan

to top